Home | Info | Komunitas | Pengembangan | myReactOS | Hubungi Kami
|
Pengembangan ReactOS > PERATURAN PENGEMBANGAN PROYEK REACTOS12 Desember 2004PendahuluanProyek ReactOS™ adalah grup internasional para pengembang yang bertujuan untuk membuat pekerjaan mirip versi sistem operasi Microsoft Windows. Dalam kaitan aktivitas akhir-akhir ini dibidang dunia software bebas berkenaan dengan hak cipta dan urusan paten, administrators Proyek ReactOS merasa bahwa Peraturan Pengembangan resmi diperlukan. Dokumen ini menetapkan peraturan itu.Untuk pertanyaan mengenai aturan ini, silahkan e-mail ros-general@reactos.org (Daftar mailing umum untuk Proyel) Harap dicatat bahwa tidak ada satupun dari ini ditafsirkan sebagai saran legal, sebagai jaminan yang dibuat oleh Proyek tentang kode, atau cara apapun selain sebagai pernyataan peraturan pada bagian dari Proyek. Merk "Microsoft" dan "Windows" adalah properti dari Microsoft Corp. I. PENGENALANKarena dasar dari Proyek ReactOS, hak cipta, paten, dan isu legal lainnya muncul dalam masa pengembangan. Dokumen ini menganalisa setiap area hukum ini dan mengeksplorasi implikasi untuk pengembangan ReactOS.Peraturan ini sudah dikembangkan dalam konteks hukum Amerika. Tetapi, hukum yang serupa ada dihampir semua tempat, dan usaha sudah dibuat untuk memastikan bahwa aturan ini secara umum kompatibel dengan yuridiksi lain. A. Bantuan DefinisiMelalui dokumen peraturan ini, definisi berikut akan berlaku kecuali dinyatakan sebaliknya:Application Programming Interface (API): Koleksi dari fungsi, struktur data, konstan, obyek, dll. yang mendefinisikan interface pemrograman menjadi software. Sebagai contoh, sistem operasi komputer mempunyai API yang harus digunakan agar bisa menulis software untuk berinterpolasi dengan sistem itu. "API" bisa diartikan sebagai fungsi individual yang disediakan oleh sistem operasi. Kompilator: Piranti pengembangan software yang menterjemahkan kode sumber terbaca-manusia ke dalam kode obyek untuk eksekusi dalam lingkungan sasaran. Hak Cipta: Bentuk dari monopoli yang dibuat pemerintah yang melindungi ekspresi kreatif, termasuk pekerjaan tertulis, pekerjaam terekam, lagu, seni visual, kode sumber komputer, dan semacamnya. Hak cipta melindungi ekspresi literal yang terkandung dalam pekerjaan, bukan ide dan konsep yang tak berwujud. Hak cipta muncul secara otomatis dalam pekerjaan yang bisa dihak ciptakan saat ini adalah bentuk nyata yang tetap, termasuk penulisan kode sumber komputer dan, ada kalanya, kode obyek. Debugger: Sebuah software yang digunakan untuk membantu para pengembang membetulkan kelemahan softwarenya, atau digunakan untuk membantu para pengembang mengerti lebih jauh mengenai sistem yang dikembangkannya. Contohnya termasuk SoftICE dari Compuware dan WinDbg dari Microsoft. Device Driver ("Driver"): Sebuah software yang didesain untk secara langsung atau tidak langsung mengatur hardware atas nama sistem operasi. Kadang-kadang juga digunakan untuk dirujuk sebagai setiap software yang didesin agar bisa di plug-in ke kernel sistem operasi. Drivers cenderung sasngat tingkat rendah, menjadi bagian dari inti sistem operasi sekali itu dipanggil. Driver umumnya sangat terikat ke arsitektur sistem operasi. Disassembler: Sebuah software yang digunakan untuk mengijinkan para pengembang untuk mengubah kode obyek ke dalam kode bahasa mesin yang terbaca- manusia, ini digunakan para pengembang membetulkan kelemahan dalam softwarenya dan untuk membantunya mengerti sistem dimana kodenya dijalankan. Ini juga digunakan untuk pemulihan kode sumber seandainya kehilangan kode sumber aslinya. Software Bebas: Software yang lisensinya sesuai dengan definisi Free Software, seperti dipublikasikan oleh Free Software Foundation (http://www.gnu.org). GNU General Public License (GPL) adalah lisensi Software Beas populer. File Header: File kode sumber, biasanya dalam bahasa pemgrograman C atau C++ , yang disertaik referensi dalam file kode sumber lain. File header menyediakan informasi yang mendefinisikan API, struktur data, konstan operasional, dan karakteristik lain dari sistem software. Sebagai contoh, untuk menulis software agar berjalan pada sistem operasi, seseorang harus menggunakan file header yang disediakan oleh pengembang sistem untuk berinteraksi dengan sistem itu. Librari: File kode obyek yang berisi komponen software yang bisa digunakan secara berulang. Dalam seting sistem operasi, librari sistem harus digunakan oleh software pihak ketiga untuk "menjembatani" fungsi dengan sistem operasi, dengan demikian software itu bisa berjalan dengan benar pada sistem operasi. Non-Bebas [Software]: Software yang bukan Software Bebas. Kebanyakan software Komersial masuk ke dalam kategori ini. Kode Obyek: Output from a compiler or other similar program designed to translate human-readable source code into a format suitable for execution in the targeted environment. Typically refers to machine language instructions that may be executed directly on a microprocessor. The counterpart of Source Code, which is translated (usually by a compiler) into object code. Sistem Operasi (OS): Kelas khusus dari software komputer yang didesin untuk menyediakan lingkungan dimana software umum bisa dijalankan. Sistem operasi berinteraksi langsung dengan hardware komputer, dan menyediakan set layanan yang distandarisasi dimana aplikasi bisa berinteraksi dengannya. Contoh termasuk Microsoft® Windows™ XP, GNU/Linux™, dan Apple® Macintosh™. Paten: Modopoli hukuk yang diberikan oleh pemerintah ke penemu dari penemuan baru dan berguna. Paten dirujuk sebagai konsep tidak berwujud, metode, prosedur, praktek, peralatan, dan seterusnya. Paten tidak spesifik ke ekspresi penemuan tertentu. Domain Publik: Pekerjaan yang layak untuk perlindungan hak cipta yang mungkin ditempatkan dalam domain publik dengan catatan eksplisit yang diberikan oleh pembuat asli dari pekerjaannya. Sekali di dalam domain publik, pekerjaan yang tidak mempunyai hak cipta apapun, dan tidak menyebabkan proteksi apapun. Merk Layanan: Merk dagang yang digunakan untuk mengidentifikasi sumber dari layanan seseorang. Software Development Kit (SDK): Software dan dokumentasi yang digunakan untuk membuat program komputer yang berinterpolasi dengan penyedia SDK tersebut. Biasanya, kit ini menyertakan file header bahasa C, librari kode obyek, dan berbagai bentuk dokumentasi sehubungan degnan penggunaan kit dan detil software dimana kit didesain untuk mendukungnya. Kode Sumber: Representasi dari software komputer dalam bahasa pemrograman komputer (seperti C atau C++). Batasan ini dirujuk dalam bentuk program yang terbaca-manusia secara langsung, dan dimana software biasanya keasliannya ditulis dan dipelihara. Kode sumber biasanya menyertakan komentar untuk membantu pembaca mengerti software. Dalam keadaan tertentu, kode sumber menyertakan file header. Rahasia Perdagangan: Informasi yang bernilai bagi pemiliknya (biasanya perusahaan), yang bisa merusak kemampuan perusahaan untuk berkompetisi dalam pasasar jika ini dimunculkan, dimana pemilik mengambil langkah afirmatif untuk melindunginya. Merk dagang: Merk yang membedakan produk dari produsen tertentu. Merk dagang biasanya digunakan secara unik mengidentifikasi produk dalam industri. II. ISU HAK CIPTAHukum hak cipta relevan bagi ReactOS dalam beberapa koteks. Lisensi utama yang digunakan oleh Proyek, the GNU GPL, bergantung kepada kerangka dasar dari hak cipta untuk menyediakan penyelenggaraan kebebasannya. Hampir semua kode contoh, dokumentasi, file header, dan material referensi yang tersedia mengenai API Windows APIs tergantung pada beberapa bentuk dari hak cipta.A. Hak Cipta ReactOSProyek ReactOS merilis hampir semua kodenya dibawah GNU General Public License (http://www.gnu.org). Setiap pengembang memeilihara hak ciptanya dalam kode sumber yang dikembangkannya, tetapi lisensi bahwa kode dibawah GPL untuk digunakan oleh Proyek ReactOS.Beberapa bagian dari ReactOS bisa dilisensi dibawah lisensi lain, termasuk GNU Lesser GPL, atau ditempatkan ke dalam domain publik. Ini umumnya dilakukan hanya ketika diperlukan untuk kompatibiltas denga proyek lainnya. B. Kekecualian Penggabungan Biner ReactOSGNU GPL umumnya melarang kombinasi dari software non-bebas dengan software GPL-licensed seperti ReactOS. Meskipun demikian itu (atau aturan lain semacamnya), posisi resmi Proyek ReactOS dengan menghargai penggabungan runtime dari modul non-bebas adalah sebagai berikut: ReactOS bisa menggunakan dan didistribusikan dengan software non-bebas seperti device driver komersial dan aplikasi komersial. Kekecualian ini tidak mengubah tanggung jawab lain dari lisensi dibawah GPL.Kekecualian ini dilihat sebagai kompromi oleh Proyek. Kami tida menyarankan untuk menggunakan software non-bebas atas prinsip etika. Kami mendorong penggunaan hardware yang tidak memerlukan penggunaan dari software non-bebas untuk beroperasi dengan benar, dan kami mendukung dan merekomendasikan perusahaan yang menyediakan software driver dan piranti Bebas (seperti yang dikatakan), Selanjutnya, Proyek mendorong para pengembang untuk melanjutkan pembuatan device driver bebas untuk hardware dimana hanya driver non-bebas saja yang saat ini ada. C. Hak Cipta Orang LainProyek ReactOS bergantung pada hukum hak cipta untuk melindungi kodenya, dan denga bunyi yang sama, menghormati hak cipta orang lain.Berikut adalah aturan dari Proyek ReactOS sehubungan dengan hak cipta:
III. ISU PATENPaten software mempunyai efek mendalam bagi Proyek ReactOS. Saat ini, paten software adalah legal (contoh. software adalah masalah hukum) di Amerika. Sebagai aturan, paten secara fundamental itdak kompatibel dengan Software Bebas, dab harus dengan hati-hati dihindari dalam konteks proyek seperti itu.Pelanggaran paten terjadi kapan saja seseorang "membuat, menjual, menggunakan, atau menawarkan untuk dijual" invensi paten tapa lisensi untuk melakukannya dari pemilik paten. Sangat jelas bahwa semua pengembang pada Proyek terpengaruh dengn paten. Ini isu yang sangat sulit untuk dipecahkan, tetapi aturan Proyek terkait dengan paten adalah sebagai berikut:
IV. ISU MERK DAGANGProyek ReactOS berusasha keras untuk menghormati merk dagang orang lain, dan mengambil langkah untuk melindungi integritas dari merknya. Aturan Proyek terkait pada merk dagang adalah sebagai berikut:
V. ISU RAHASIA PERDAGANGANDari waktu ke waktu, anggota Proyek ReactOS bisa berada dalam posesi informasi yang dilarang dari diseminasi selanjutnya. Ini adalah kasus ketika partisipan dalam posesi rahasia perdagangan.Posesor dari rahasia perdagangan didorong untuk menjaga kerahasiaan dari informasi relevan. Proyek umum seperti ReactOS secara umum tidak sama dengan rahasia perdagangan. Anggota proyek harus tidak menimbulkan rahasia perdagangan terhadap Proyek. Proyek menjaga tidak ada rahasia perdagangan, dan karena itu membuat setiap usaha untu menghormati rahasia perdagangan dari yang lain, Proyek tidak menjamin atas nama dari setiap anggota Proyek. Sudah menjadi aturan Proyek untuk tidak memunculkan rahasia perdagangan. Ini berarti bahwa partisipan proyek harus tidak mendapatkan akses ke rahasia perdagangan dalam konteks pekerjaannya pada ReactOS. VI. PERJANJIAN NON-DISKLOSURAnggota dari proyek ReactOS kadang kala perlu masuk ke dalam berbagai perjanjian non-disklosur. Karena secara fundamental tidak kompatibel cara Proyek dengan konsep dari non-disklosur, adalah aturan dari proyek yang tidak masuk kedalam setiap perjanjian non-disklosur untuk alasan apapun.Anggota Proyek perlu memberitahu koordinator Proyek atas perjanjian seperti itu yang mungkin relevan bagi partisipannya dalam proyek. Proyek akan membuat usaha niat-baik untuk menjaga pelanggaran dari perjanjian non-disklosur pada sebagian dari partisipan proyek, tetapi tidak menjamin atas tindakan dari partisipan. Partisipan yang ditemukan dibawah NDA relevan terlarang dari kode yang disediakan, dokumentasi, saran implementasi, saran arsitektur, dll, yang terlidungi oleh NDA tersebut terhadap proyek. Setiap kode demikian yang disediakan dalam pelanggaran NDA akan dihapus dari basis kode. VII. Lain-Lain
VIII. KIT PENGEMBANGANReactOS memerlukan beberapa kit pengembangan software pihak ketiga untu pengembangannya. Setiap kit menyajikan isu hukum yang unit. Kit pengembangan berikut ini digunakan dalam pengembangan ReactOS:
|